1 Setelah menentukan pita skor, lalu pilih sel di samping pita Anda di mana Anda ingin meletakkan hasil distribusi frekuensi, lihat tangkapan layar: 2. . saya mau tanya. di beberapa literatur dan buku PLS mengenai uji signifikansi dimana nilai sig 5% = dan nilai sig 10% = t.tabel 1.64. tapi dibeberapa jurnal dan menurut tempat olah data yang saya datangi, beliau bilang nilai sig. 5% = t.tabel 1.64 dengan alasan bahwa penelitian yang saya lakukan telah diulang berkali Caramembuat tabel distribusi frekuensi dengan menggunakan ms. Excel tanpa ribet dan tentunya sangat mudah. Titik tengah kelas atau tanda kelas adalah angka atau nilai data yang tepat terletak di Padamenu tarik-turun, arahkan ke submenu "Statistik", gulir ke bawah sedikit, lalu klik fungsi "FREKUENSI". Jendela Argumen Fungsi muncul. Klik di kotak "Data_array" dan kemudian sorot sel di kolom "Data_array" (Anda juga dapat mengetikkan nomor sel jika Anda mau). CaraMembuat Tabel Distribusi Frekuensi Dengan Excel. Oleh Diposting pada 25/02/2021. Oh iya untuk membuat grafik ojif seperti ini hanya dibutuhkan dua kolom yaitu kolom interval frekuensi pada nilai tertinggi untuk sumbu X dan kolom frekuensi kumulatif relatif untuk sumbu Y. Membuat Tabel Distribusi Frekuensi Data Statistik di Microsoft Excel Bloksel D5 sampai F13, lalu klik "all borders" untuk membuat tabel, klik sel D5 isikan "INTERVAL", klik sel E5 isikan "f" atau "frekuensi", dan klik sel F5 isikan "fr" atau "frekuensi relatif". oFtu. PendahuluanContoh DataPersiapan DataMembuat Batasan KelasMembuat Tabel FrekuensiMengatur Pivot TableMelihat Hasil Tabel FrekuensiKelebihan Cara Mudah Membuat Tabel Frekuensi di ExcelKekurangan Cara Mudah Membuat Tabel Frekuensi di ExcelAnalisis Hasil Tabel FrekuensiKesimpulanCara Mudah Membuat Tabel Frekuensi di ExcelShare thisRelated posts Membuat tabel frekuensi adalah salah satu hal yang cukup penting dalam analisis data. Dari hasil tabel frekuensi, kita dapat mengetahui sebaran data secara lebih jelas. Namun, bagi sebagian orang, membuat tabel frekuensi pada Excel bisa menjadi hal yang sulit dan membingungkan. Tidak perlu khawatir lagi! Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan cara mudah membuat tabel frekuensi di Excel. Dalam tutorial ini, saya akan menjelaskan langkah-langkahnya secara detail dengan gambar agar lebih mudah dipahami. Jadi, bagi Anda yang ingin menguasai teknik membuat tabel frekuensi di Excel dengan lebih mudah dan cepat, cukup simak artikel ini sampai tuntas dan ikuti setiap tahapannya. Dijamin, setelah membaca artikel ini, Anda tidak akan lagi merasa kesulitan ketika hendak membuat tabel frekuensi pada Excel. “Cara Membuat Tabel Frekuensi Di Excel” ~ bbaz Pendahuluan Excel adalah salah satu program pengolah angka yang paling umum digunakan. Salah satu fitur penting dari Excel adalah kemampuan untuk membuat tabel frekuensi. Tabel frekuensi adalah tabel yang menunjukkan jumlah frekuensi setiap item dalam suatu data. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara mudah membuat tabel frekuensi di Excel. Contoh Data Sebelum kita membahas cara membuat tabel frekuensi di Excel, mari kita lihat contoh data yang akan kita gunakan. Kita akan menggunakan data tentang nilai ujian dari 10 siswa. Setiap siswa memiliki nilai mulai dari 60 hingga 100, dan kita ingin membuat tabel frekuensi untuk melihat distribusi nilai. Persiapan Data Langkah pertama dalam membuat tabel frekuensi di Excel adalah mempersiapkan data Anda. Pastikan data Anda berada dalam satu kolom atau baris, dan jangan ada data yang hilang. Dalam contoh kami, kita memiliki data nilai siswa dalam kolom A. Membuat Batasan Kelas Batasan kelas adalah rentang nilai yang digunakan untuk mengelompokkan data ke dalam kategori. Misalnya, jika kita ingin mengelompokkan data kita menjadi kelompok nilai 60-69, 70-79, dan seterusnya, maka batas kelas kita akan berubah menjadi 60, 70, 80, dan seterusnya. Untuk membuat tabel frekuensi, kita harus memiliki batasan kelas. Langkah selanjutnya adalah membuat tabel frekuensi yang sebenarnya. Klik pada salah satu sel di Excel, lalu pilih tab Insert, dan pilih PivotTable. Pilih rentang sel data Anda dan pastikan untuk memilih New Worksheet sebagai lokasi pivot table Anda. Mengatur Pivot Table Pivot table akan membantu Anda mengelompokkan data Anda berdasarkan batas kelas yang telah dibuat sebelumnya. Untuk mengatur pivot table, cukup seret kolom Value ke Rows, seret kolom Value ke Values, dan klik di samping nama kolom Values untuk mengubahnya menjadi Count of Value. Melihat Hasil Tabel Frekuensi Setelah Anda mengatur pivot table Anda, Anda akan melihat hasil tabel frekuensi Anda. Anda akan melihat jumlah frekuensi setiap item dalam rentang kelas Anda. Dalam contoh kami, kita dapat melihat bahwa ada 4 siswa yang mendapatkan nilai antara 60-69, 2 siswa yang mendapatkan nilai antara 70-79, dan seterusnya. Kelebihan Cara Mudah Membuat Tabel Frekuensi di Excel Membuat tabel frekuensi di Excel sangat mudah dilakukan. Dengan menggunakan pivot table, Anda dapat dengan mudah melihat distribusi data Anda tanpa harus menghitungnya secara manual. Kekurangan Cara Mudah Membuat Tabel Frekuensi di Excel Cara ini mungkin tidak cocok untuk data yang sangat besar. Ketika bekerja dengan data yang sangat besar, pivot table mungkin membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menghitung tabel frekuensi Anda. Analisis Hasil Tabel Frekuensi Tabel frekuensi sangat berguna dalam menganalisis data Anda. Dalam contoh kami, kita dapat melihat bahwa sebagian besar siswa mendapatkan nilai antara 60-89, sedangkan hanya satu siswa yang mendapatkan nilai di atas 90. Informasi ini dapat membantu kita mengetahui kinerja siswa secara umum dan memilih fokus pembelajaran kedepannya. Kesimpulan Membuat tabel frekuensi di Excel sangat mudah dilakukan dengan pivot table. Melalui tabel frekuensi, kita dapat dengan mudah melihat distribusi data kita dan melakukan analisis untuk membuat keputusan yang lebih informaed. Selain itu, kita juga bisa menghemat waktu dengan membuat tabel frekuensi tanpa harus menghitung secara manual. Namun, cara ini mungkin tidak cocok untuk data yang sangat besar dan membutuhkan power komputer yang maksimal. Cara Mudah Membuat Tabel Frekuensi di Excel Terima kasih telah membaca artikel tentang Cara Mudah Membuat Tabel Frekuensi di Excel. Semoga artikel yang kami sajikan dapat bermanfaat bagi Anda yang membutuhkan informasi terkait pembuatan tabel frekuensi di Excel. Dalam membuat tabel frekuensi di Excel, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar hasilnya akurat dan dapat digunakan dengan baik. Misalnya, memilih data yang akan dimasukkan ke dalam tabel, menentukan ukuran kelas, dan memahami fungsi-fungsi Excel yang diperlukan untuk pengolahan data. Kami berharap artikel ini dapat menjadi panduan yang berguna bagi Anda dalam membuat tabel frekuensi di Excel, baik untuk keperluan akademis maupun profesional. Untuk informasi lebih lanjut terkait topik ini, silakan kunjungi situs-situs referensi atau konsultasikan dengan ahli terkait. Pertanyaan Apa itu tabel frekuensi di Excel?Tabel frekuensi di Excel adalah sebuah tabel yang menunjukkan jumlah kejadian atau frekuensi dari setiap nilai pada suatu Bagaimana cara membuat tabel frekuensi di Excel?Berikut adalah cara mudah membuat tabel frekuensi di Excel Siapkan data yang ingin dihitung frekuensinya Buat range nilai-nilai yang ingin dihitung frekuensinya Gunakan rumus FREKUENSI untuk menghitung frekuensi setiap nilai Masukkan rumus FREKUENSI pada sel pertama tabel frekuensi Copy rumus FREKUENSI pada sel pertama ke sel berikutnya hingga sel terakhir di tabel frekuensi Hasil tabel frekuensi akan ditampilkan pada tabel frekuensi yang telah dibuat Pertanyaan Apa manfaat dari tabel frekuensi di Excel?Tabel frekuensi di Excel dapat membantu kita untuk melakukan analisis data secara lebih cepat dan akurat. Dengan tabel frekuensi, kita dapat mengetahui distribusi data secara visual dan memperoleh informasi penting tentang data yang sedang dianalisis. Cara menggunakan rumus/fungsi Frequency di excel untuk menentukan distribusi frekuensi/banyaknya kemunculan nilai pada sekumpulan data microsoft excelPada seri tutorial excel ini, kami akan membahas tentang fungsi atau rumus FREQUENCY pada Excel. Rumus atau fungsi ini bisa Anda manfaatkan untuk membuat tabel distribusi frekuensi di FREQUENCY ExcelCara Menggunakan Fungsi FREQUENCY ExcelContoh Rumus FREQUENCY ExcelFungsi FREQUENCY Adalah Fungsi Excel yang digunakan untuk menghitung kemunculan frekuensi nilai dari sebuah rentang data dalam bentuk Array microsoft excel, fungsi Frequency termasuk dalam kelompok atau kategori fungsi sendiri merupakan ilmu yang mempelajari tentang bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data. Singkatnya, statistika adalah ilmu yang berkenaan dengan statistika berbeda dengan statistik. Statistika merupakan ilmu yang berkenaan dengan data, sedang statistik adalah data, informasi, atau hasil penerapan algoritme statistika pada sebuah apa hubungan fungsi Frequency pada excel dengan Statistika?Dalam istilah statistika, frekuensi kurang lebih diartikan sebagai banyaknya kemunculan suatu bilangan dalam sebuah deretan contoh misalnya anda bertanya kepada 10 orang dalam sebuah ruangan tentang umurnya. Hasilnya adalah sebuah deret angka 17, 20, 20, 18, 17, 17, 20, 18, 19, 20 tahun. Dari deretan angka tersebut, frekuensi orang yang berumur 17 tahun yang ada dalam ruangan adalah sebanyak 3 kali, maka frekuensi 17 = 3. Adapun frekuensi 18 = 2, frekuensi 19 = 1, dan frekuensi 20 = hanya 10 orang tentu anda dapat dengan mudah menghitung frekuensi dari masing-masing nilai umur tadi. Lalu bagaimana jika deret angka tadi berjumlah ratusan atau bahkan ribuan data? Belum lagi jika anda menghendaki menghitung frekuensi tadi dalam rentang angka tertentu, misal berapa jumlah yang berumur 17-19 dan berumur deret angka umur tadi anda tulis pada office excel, maka frekuensinya dapat anda hitung dengan mudah menggunakan fungsi atau Rumus FREQUENCY pada excel menghasilkan sebuah array vertikal yang merupakan frekuensi atau jumlah kemunculan sebuah nilai pada suatu rentang range nilai angka Bagaimana cara menggunakan fungsi Frequency dalam sebuah rumus excel?Cara Menggunakan Fungsi FREQUENCY di ExcelCara menggunakan fungsi Frequency di excel mengikuti kaidah penulisan atau sintaksis berikut iniFREQUENCYArrayData; ArrayBinsKeteranganArrayDataAdalah rentang data yang akan kita hitung nilai distribusi frekuensinya. ArrayData disini bisa diisi dengan referensi range alamat sel atau sebuah nilai nilai interval pengelompokan data dalam bentuk referensi range atau alamat sel maupun nilai array. Argumen ArrayBins ini digunakan sebagai acuan untuk mengelompokkan nilai dalam ArrayDataSampai baris ini sudah beberapa kali saya menuliskan Array. Apa sih rumus Array itu?. Sebelum membaca lebih lanjut ada baiknya anda membaca tutorial Array Excel Rumus FREQUENCY ExcelAgar lebih jelas silahkan perhatikan contoh penggunaan rumus Frequency berikut Rumus Frequency 1Saya ambil contoh kasus umur 10 orang dalam ruangan di atas, misalnya setelah kita tanya satu-per satu data tersebut kita susun ke dalam sheet pada excel sebagai berikutUntuk dapat menghitung dengan benar, rumus excel yang menggunakan fungsi Frequency di atas harus kita perlakukan sebagai rumus Array sehingga cara penerapannya adalah sebagai tulis atau buat ulang contoh data di seluruh sel pada range F2 rumus excel dibawah ini=FREQUENCYC2C11;E2E5Tekan Ctrl + Shift + EnterJika langkah anda benar maka pada masing-masing sel F2, F3, F4, dan F5 akan otomatis terisi rumus berikut{=FREQUENCYC2C11;E2E5}Hasil dari rumus di atas adalah sebagai berikutJika anda tidak menggunakan Ctrl + Shift + Enter untuk mengakhiri penulisan rumus maka fungsi Frequency hanya akan menghasilkan nilai pada sel F2 saja yang merupakan nilai pertama dari Array yang dihasilkan oleh fungsi array pada rumus excel menggunakan fungsi FREQUENCY, kasus semacam ini bisa juga anda selesaikan dengan menggunakan fungsi COUNTIF Rumus Frequency 2Pada dasarnya fungsi Frequency menghasilkan sebuah distribusi frekuensi dari sekumpulan data. Distribusi ini maksudnya adalah rentang nilai angka tertentu. Dimana nilai pada masing-masing Bins merupakan nilai maksimal dari rentang data lebih jelasnya perhatikan contoh berikutPada contoh ini ada 10 orang mengikuti sebuah ujian yang hasil tesnya kita tuliskan pada sebuah tabel A2C11. Dari hasil ujian ini kita ingin menghitung distribusi nilai dengan rentang nilai sebagai mana yang tertulis pada kolom Rentang nilai G2G6.Untuk dapat menghitung jumlah distribusi nilai tersebut dengan rumus Frequensi Excel anda harus membuat sebuah Tabel bins E2E6. Selanjutnya anda tinggal memasukkan rumus berikut pada range I2I5 Seperti sebelumnya.=FREQUENCYC2C11;E2E5Jangan lupa akhiri dengan Ctrl + Shift + rumus di atas untukPada Sel I2, Rumus Frequency Excel akan meghitung banyaknya nilai pada C2C11 yang kurang dari atau sama dengan 50 Nilai Nilai Nilai Nilai <=95.Selain menggunakan ArrayBins dalam bentuk referensi range, anda bisa juga menuliskannya dalam bentuk array secara langsung sehingga rumus di atas menjadi seperti berikut=FREQUENCYC2C11;{50;80;90;95}Tentunya tetap diakhiri dengan Ctrl + Shift + data diatas nilai angka 96 dan 97 tidak mendapatkan tempat pada distribusi sebab bins yang kita buat tidak memuat rentang untuk data tersebut. Untuk mengakomodir nilai ini anda bisa menseleksi sel/range lebih dari jumlah contoh diatas jika rumus di atas anda terapkan pada range I2I7 maka pada sel I7 Fungsi Frequency akan menghasilkan jumlah frekuensi dari nilai data yang lebih dari maksimal Bins 95.Dengan menggunakan fungsi FREQUENCY untuk kasus menghitung distribusi frekuensi seperti contoh di atas tentunya menjadi lebih mudah dari pada menggunakan fungsi COUNTIFS Excel yang sudah pernah kami jelaskan cara penggunaannya pada tutorial Sekarang sudah bisa kan menggunakan fungsi FREQUENCY excel? Kalau sudah saatnya berbagi dengan yang lain dengan klik tombol share dibawah. Ilustrasi cara bikin tabel di Excel, Foto oleh Rubaitul Azad di UnsplashTabel Excel menyediakan berbagai fungsi dan fitur yang dapat digunakan dengan tabel, seperti filter otomatis, pengurutan data, penghitungan subtotal, dan membuat grafik berdasarkan data dalam tabel dan lain-lain. Jika masih pemula bisa menggunakan cara bikin tabel di Excel yang paling informasi, setiap kolom dan baris dalam tabel Excel memiliki nama kolom huruf A, B, C, dst dan nomor baris 1, 2, 3, dst yang digunakan untuk mengidentifikasi posisi data di dalam tabel. Pengguna juga dapat memilih gaya dan format default yang diterapkan ke data di dalamnya. Gaya ini dapat disesuaikan untuk memberikan tampilan lebih menarik dan mudah Cara Bikin Tabel di Excel Mudah DilakukanIlustrasi cara bikin tabel di Excel, Foto oleh Windows di UnsplashBagi pemula yang baru memulai, atau pengguna yang hanya perlu menyegarkan keterampilan, berikut panduan cara bikin tabel di Excel yang bisa membantu memahami proses dengan jelas dan mudah Menggunakan Format as TableDikutip dari laman berikut ini cara bikin tabel di Excel menggunakan Format as Table Pilih sel dalam data Beranda, select Home, dan Format As gaya tabel. Klik Menggunakan Tombol Insert TableInsert Table tersedia di menu utama Excel. Berikut langkah membuat tabel menggunakan tombol Insert Table Buka file Excel dan pilih lembar sel yang akan menjadi bagian dari menu utama, pilih tab klik Insert di bagian atas jendela Ok untuk membuat tabel. Maka, Excel secara otomatis akan menambahkan filter ke Menggunakan KeyboardUntuk membuat tabel di Excel menggunakan keyboard, berikut beberapa langkah yang bisa diikutiBuka Excel dan pilih lembar sel yang ingin menjadi bagian tombol Ctrl + T secara bersamaan pada itu, Excel akan menampilkan instruksi Create Table, klik My Table Has tombol Enter untuk membuat Excel. Secara otomatis Excel akan menerapkan gaya tabel yang sudah memilih salah satu cara bikin tabel di Excel di atas tadi, pengguna dapat dengan mudah menyusun data dalam tabel yang tersedia di Microsoft Excel. nov Assalamualaikum Salam Sejahtera dan Salam BudayaJika kita bahas dalam istliah statistika, maka Frekuensi adalah banyaknya kemnuculan suatu bilangan dalam sebuah kelas-kelas tertentu. Suatu tabel yang menyajikan kelas-kelasnya disebut distribusi frekuensi atau tabel contoh, misal kamu bertanya kepada 10 orang dalam sebuah auditorium tentang tinggi badannya. Hasilnya adalah sebuah deret angak 160, 170, 164, 172, 175, 165, 161, 170, 160, 174 cm. Dari deret angka tersebut, frekuensi orang yang tinggi badanna 160-165 cm yang ada dalam auditorium tersebut adalah sebanyak 5 kali, maka frekuensi 160-165 = 5, Adapun frekuensi 166-170 = 2, frekuensi 171-175 = dari kasus tersebut kalau hanya 10 sampel orang, tentunya kamu daoat dengan mudah menghitung frekuensi dari masing-masing nilai tinggi badannya tadi. lalu bagaimana jika deret angka tadi berjumlah ratusan. hingga ribuan data ?.Namun, kamu jangan khawatir, jika kamu masukkan datanya dalam excel, kamu bisa menggunakan rumus FREQUENCY .Fungsi FREQUENCY adalah rumus excel yang digunakan untuk menghitung kemunculan atau frekuensi nilai dari sebuah rentang data dalam bentuk deretan FREQUENCY pada excel ini akan menghasilkan sebuah array vertikal yang merupakan frekuensi atau jumlah kemunculan sebuah nilai pada suatu range nilai angka Juga Cara Mengisi Data Otomatis Di Excel tanpa RumusCARA MENGGUNAKAN RUMUS FREQUENCYSecara ilmu dasar, tumus penulisan rumus frekuensi di excel adalah sebagai berikut=FREQUENCYArrayData, ArrayBinsArrayData, adalah rentang data yang akan dihitung distribusi frekuensinya atau letak suatu referensi dari cell atau adalah interval nilai pengelompokan data dalam bentu referensi range atau cell kolom maupun nilai Rumus Frekensi Ke-1Contoh disamping adalah sampel usia dari 10 Orang dan kita akan mencoba mencari nilai frekuensinya pada cel F yaitu seluruh kolom F2 sampai F5, kemudian tulis rumus seperti ini=FREQUENCYC2C11,E2E5Kemudian klik Ctrl + Shift + EnterMaka sel atau kolom dibawahnya akan otomatis terisi. Dan rumus yang tampil akan seperti { =FREQUENCYC2C11,E2E5 }Diatas adalah penggunaan rumus frekuensi yang paliing sederhana, kemudian kita akan melanjutkan bagaimana rumus frekuensi dengan set nilai Rumus Frekensi Ke-2Kita akan menggunakan kasus data seperti pada kasus yang sudah saya tuliskan diatas yaitu mengenai tinggi badanNah, pada kasus ini sebenarnya rumus menggunaanya juga gak sulit-sulit amat dan bisa dikatakan hampir sama dengan penulisan rumus sebelumnya. Hanya saja kamu harus membuat sebuah kolom sendiri yang dinamakan dengan BINS untuk pengambilan nilai array atau seleksi kolom H2H4 kemudian tuliskan rumus seperti =FREQUENCYC2C11,E2E4 Kemudian jangan lupa klik Ctrl + Shift + Enter, maka kolom dibawahnya atau pada baris H3 dan H4 akan otomatis SedikitPada kolom BINS atau kolom yang bewarna bitu atau pada sel E2E4 hanya terdapat 165, 170, dan dari 160 adalah mengambil nilai yang kurang dari atau sama dengan 160, sedangkan untuk yang bernilai BINS 170 maka akan mengambil nilai yang kurang dari atau sama dengan 170 dan juga berlaku untuk yang tanda pisah pada rumus saya menggunakan koma , dan pasa kasus tertentu dengan versi excek yang berbeda ada yang menggunakan titik koma ;, contoh pada penulisan rumus diatas C2C11 , E2E4 namun pada versi excel yang lain ada juga yang menggunakan ; contoh =FREQUENCYC2C11 ; E2E4 Jadi kamu juga harus memperhatikan versi excel yang kamu Juga Cara Menghitung Jumlah Data BErdasarkan Warna Di ExcelOke, sekian semoga bermanfaat dan kamu bisa menemukan apa yang kamu cari. "Jangan Lupa Bernafas dan Tetap Bersyukur". Wassaamualaikum Sampai Jumpa Cara Membuat Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif dengan Excel Tabel distribusi frekuensi dan tabel distribusi frekuensi kumulatif adalah dua jenis tabel statistika yang sering digunakan untuk memudahkan pembacaan data. Frekuensi kumulatif adalah jumlahan frekuensi sesuai interval, adapun format tabelnya tertera pada gambar di bawah. Pada gambar di atas, tabel adalah tabel distribusi frekuensi yang akan kita rubah ke bentuk tabel distribusi frekuensi kumulatif dengan excel, sedangkan hasil tabel distribusi frekuensi kumulatifnya adalah tabel seperti di atas. Tabel distribusi frekuensi kumulatif adalah tabel yang terdiri dari tiga kolom, kolom pertamanya adalah interval, kolom kedua adalah Frekuensi/f atau banyak data pada setiap intervalnya, dan kolom ketiga adalah kolom fk atau kolom frekuensi kumulatifnya. Pada tabel distribusi frekuensi kita akan memperoleh informasi tentang sebuah interval dan berapa banyak data dalam interval tersebut, namun apabila ada pertanyan berapa banyak data dari interval 1 sampai interval ke 4, tentu dengan tabel distribusi frekuensi kumulatif akan dengan singkat kita memperoleh jawabannya. Itulah salah satu kelebihan yang di miliki tabel distribusi frekuensi kumulatif ketimbang tabel distribusi frekuensi manual untuk mengisi kolom frekuensi kumulatifnya, dengan memperhatikan gambar di atas, pada sel K5 kita isi dengan 9, atau sama dengan kolom f. Sel K6 kita isi dengan 21, diperoleh dari 9 +13 = 22. Sel K7 kita isi dengan 44, diperoleh dari 9 + 13 + 22 = 44. Sel K8 kita isi dengan 73, diperoleh dari 9 + 13 + 22 + 29 = 73. Sel K9 kita isi dengan 115, diperoleh dari 9 + 13 + 22 + 29 + 42 = 115. Sel K10 kita isi dengan 136, diperoleh dari 9 + 13 + 22 + 29 + 42 = 136. Sel K11 kita isi dengan 144, diperoleh dari 9 + 13 + 22 + 29 + 42+ 8 = 144. Sedangkan dengan Ms Excel terdapat fitur-fitur yang akan memudahkan kita untuk menghitung frekuensi kumulatifnya ketimbang perhitungan secara langkah-langkah untuk membuat tabel distribusi frekuensi kumulatifnya dengan excel adalah sebagai berikutBuatlah tabel distribusi frekuensinya di excel terlebih dahulu, perhatikan tabel seperti yang tertera di atas. Buat tabel dengan dua kolom, kolom pertama interval, kolom kedua frekuensi. Setelah itu inputkan semua interval-interval yang ada dan juga frekuensinya. perhatikan video tutorialnya berikut ini. Buatlah tabel distribusi frekuensi kumulatifnya, perhatikan tabel seperti yang tertera di atas, drag sel dari C4 sampai D12, copy lalu pastekan di sel I4. Akan muncul copy dari tabel distribusibusi frekuensinya di sel I4 sampai sel K4 sampai K12 untuk menambahkan kolom baru, kolom ini dinamakan kolom fk / kolom frekuensi kumulatif. Klik sel K4, isi dengan "fk".Drag sel G2 sampai M2, klik "merge & center", kemudian isi selnya dengan "tabel distribusi frekuensi kumulatif".ketiga langkah-langkah di atas, dapat dilihat video tutorialnya berikut terakhir, kita lengkapi kolom ketiga atau kolom frekuensi kumulatifnya, dari sel K5 sampai sel J5 lalu klik kanan dan Copy selnyaKlik sel K5 lalu paste. Kita mencopy frekuensi interval pertama pada sel J5 ke sel K5 ingat pada interval pertama untuk kolom frekuensi dan frekuensi kumulatif adalah samaKlik sel K6, isi dengan rumus "=sumK5;J6" lalu tekan enter, hasilnya adalah 22. sama artinya secara manual kita menjumlah 9 dengan 13 / isi sel K5 dijumlahkan dengan isi sel J6Klik kembali sel K6, arahkan kursor ke pojok kanan bawah sel sampai muncul tanda "+" berwarna hitam. Kemudian drag ke bawah sampai sel K11. Semua sel pada kolom K pada tabel akan selururuhnya terisi sel K5 sampai K11.Kelima langkah-langkah di atas dapat disimak pada video tutorial berikut ini. Popular posts from this blog Cara Menghitung Rata-rata dari Tabel Distribusi Frekuensi dengan Excel Berikut ini adalah sebuah tabel distribusi frekuensi yang akan kita hitung rata-ratanya. TABEL DISTRIBUSI FREKUENSI INTERVAL f 25 – 34 7 35 – 44 16 45 – 54 28 55 – 64 39 65 – 74 43 75 - 84 17 JUMLAH 150 Untuk menghitung rata-ratanya dengan excel, buatlah tabel bantuan menghitung rata-rata dengan empat kolom pada lembar kerja/ worksheet excel. Empat kolom tersebut berisi kolom interval, fi, Xi, fi Xi, seperti gambar berikut. GAMBAR 1 TABEL BANTUN MENGHITUNG RATA-RATA Pada gambar di atas terdapat dua kolom yang belum terisi, yaitu kolom Xi dan kolom fi Xi. Untuk mengisi kedua kolom langkah-langkahnya sebagai berikut. Klik sel D5 inputkan "=sum25+34/2" lalu enter, hasilnya 29,5. Klik sel D6 inputkan "=sum35+44/2" lalu enter, hasilnya 39,5. Klik sel D7 inputkan "=sum Cara membuat tabel distribusi frekuensi relatif dengan excel Tabel distribusi frekuensi relatif merupakan tabel statistika yang sering kita gunakan untuk memudahkan pembacaan data. Perhatikan gambar tabel distribusi frekuensi berikut ini. TABEL DISTRIBUSI FREKUENS I Pada gambar di atas, telah terdapat gambar tabel distribusi frekuensi. Tabel ini terdiri dari dua kolom, kolom pertama adalah kolom interval, sedangkan kolom kedua adalah kolom frekuensi. Misalkan interval pertama 30 - 39 memiliki frekuensi 9, hal ini berarti bahwa pada interval pertama terdapat sebanyak 9 data. Interval kedua 40 - 49 memiliki frekuensi 13, berarti pada interval kedua berisi sebanyak 13 data. Dan seterusnya interval 50 - 59 memiliki sebanyak 22 data, interval 60 - 69 sebanyak 29 data, interval 70 - 79 sebanyak 42 data, interval 80 -89 sebanyak 21 data, dan terakhir interval 90 - 99 sebanyak 8 data. Total banyak datanya adalah 144. Total banyak data/jumlah diperoleh dari 9+13+22+29+42+21+8. Selanjutnya kita akan kita bahas tabel distribusi frekuensi relatif

cara membuat tabel frekuensi di excel